Bila rayap-rayap membuat rumah kita rusak dan bahkan ambruk,
sepantasnyalah mereka kita anggap musuh. Karena musuh adalah sesuatu
yang menyerang, mengganggu, atau merugikan. Tapi sebelum memerangi
mereka, jalan paling bijaksana adalah kenali mereka dulu.
Apa
yang dilakukan rakyat adalah hal yang menyebalkan bagi kita, tapi bagi
mereka itu hal yang sangat sederhana yaitu mencari makan. Hanya
makananya adalah selulosa, dan kayu yang menopang rumah kita mengandung
banyak selulosa. Makanya mereka menggerogotinya sampai ampas dan kayu
rapuh menyebabkan rumah rubuh.
Cara Rayap Masuk Ke Rumah
Rayap
ada dua macam. Yang berbahaya adalah rayap tanah. Di sebut demikian,
karena mereka hidup dan memiliki sarang di dalam tanah. Tapi sekarang
sebutan itu jadi agak sedikit kacau< karena ternyata, mereka bisa
membuat sarang kedua yang tidak di dalam tanah. Itulah yang membuat
mereka bisa membuat sarang di gedung bertingkat sepuluh.
Bagaimana Rayap Ini Bisa Masuk Ke Dalam Rumah ?
Jawabanya
karena ada akses dari tanah ke dalam kayu yang menjadi bagian dari
rumah. Usahakan seminimal mungkin ada kontak antara kayu dengan tanah.
Misalnya saja, di bawah kusen pintu berikan minimal semen setinggi 10
cm.
Bagaimana Mengusirnya ?
Sebenarnya ada predator alami rayap seperti semut, burung, ayam. Tapi kebanyakan orang lebih suka penanganan dengan bahan kimia.
Rayap
Kayu Kering ( drywood termite ) yang tidak ekpansif, penangananya cukup
mudah. Mereka bersifat lokal. Artinya, di mana kita menemukan rayap ini
berarti di situlah berada sarangnya. Mereka tidak akan berekspansi
kemana-mana, dan kerusakanya tidak terlalu cepat. Tanda-tanda rayap ini
adalah adanya serbuk berupa bubuk putih. Penanganya tidak terlalu sulit.
Bisa dengan menyemprotkan cairan obat nyamuk ke dalam sarangnya.
Raya
yang lebih ganas, yaitu Rayap Tanah ( subteranian termite ), penanganya
agak sulit. Sebabnya, mereka bermarkas di bawah tanah. Kita bantai
dengan cara penanganan Rayap Kayu Kering, rayapnya memang mati tapi
masih ada sarangnya yang berada di dalam tanah dan jumlahnya tidak
sedikit dan masih datang lagi dan lagi. Cara paling ampuh adalah
menggunakan jasa pengendalian hama.
Proteksi Yang lama
Prinsip
pengendalian rayap adalah bagaimana memberikan proteksi yang lama,
karena rayapnya sendiri masih ada. Jadi pengendalianya tidak membunuh
mereka tapi bagaimana mereka tidak kembali lagi ke rumah kita.
Orang-orang
kebanyakan menggunakan cara tradisional dengan mengolesi kayu dengan
minyak tanah atau Oli. Cara ini bisa berhasil karena rayap tidak suka
dengan oli dan minyak tanah. Tapi masalahnya, berap lama bahan tersebut
dapat menempel pada kayu. bahan itu tidak memiliki efek residual, karena
itu kira-kira dalam waktu sebulan atau dua bulan sudah hilang pada
kayu, begitu juga bila kita menggunakan insektisida.
Insektisida
yang digunakkan perusahan pengendali hama, memiliki sifat terikat di
dalam tanah dan tidak terbawa air hujan untuk jangka waktu tertentu. Zat
ini membentuk semacam lapisan khusus ( Barrier ) yang membuat rayap
tidak naik ke permukaan. Tapi mempertimbangkan masalah lingkungan,
jangka waktu yang diperbolehkan residu menetap di tanah, pailng lama
adalah 5 tahun.
Melindungi Rumah Yang sudah Jadi
Bila
kita membeli rumah yang sudah jadi dan merasa perlu perlindungan dari
rayap, maka ada dua cara yang dilakukan, yaitu dengan Chemical Barrier
dan Pengumpanan. Yang di maksud dengan Chemical Barrier adalah membangun
lapisan pelindung di tanah, yang membuat rayap tidak naik kepermukaan .
Cara ini dilakukan dengan menginjeksi insektisida di sekeliling pondasi
rumah dalam jarak tertentu.
Sedangkan yang dimaksud dengan
Pengumpanan adalah memberikan umpan di satu titik di dalam tanah yang
mengundang rayap, sehingga rayap mendatangi umpan tersebut dan tidak
mendatangi rumah kita. Umpan ini mengandung zat tertentu yang menghambat
pertumbuhan kulit para rayap pekerja ( Rayap pekerja ini selalu
berganti kulit ). Para rayap pekerja ini mempunyai tingkat interaksi
yang sangat tinggi, setiap bertemu dengan rayap pekerja lain melakukan
perpindahan cairan dari tubuh ke tubuh seperti semut. Dengan sifat ini,
zat yang menempel di tubuh rayap mudah di tularkan ke rayap pekerja
lainya. Jika rayap pekerja mati, suplai makanan akan terputus, dan
seluruh koloni akan terganggu.
Segera Mengganti Kayu
Yang
perlu diperhatikan oleh pemilik rumah adalah apabila ada tanda-tanda
rayap di rumah, misalnya berupa serbuk atau alur, segeralah mencari di
mana rayap itu berada. kalau perlu congkelah bagian yang dicurigai untuk
memastikan apakah memang benar didalam sana ada rayap. Jika terdapat
rayap kayu kering, segera berantaslah dengan cara yang di sebutkan di
atas. Bila ada rayap Tanah, langkah paling bijaksana adalah mengganti
kayu tersebut dan melakukan perlindungan menggunakan jasa pengendali
hama.
Berikut ini adalah kayu-kayu yang rentan dan Sukar di Serang Rayap :
A. Jenis Kayu Yang Rentan
* Albasia
* Pinus
B. Jenis Kayu Yang Sukar
* Kayu Hitam
* Kayu Besi
* Kayu Bangkirai
SAFE 1 200 SL:
merupakan
termitisida golongan Cloronicotinyl dengan sifat Killing Agent, non
repellent, slow action sehingga rayap yang terkontaminasi jenis residue
termitisida ini berpotensi menyebarkan residue bahan aktif terhadap
rayap lain yang tidak bersentuhan langsung dengan lapisan kimia.
SAFE 1 200 SL:
tidak berbau, bersifat water base.Untuk pemesanan bisa menghubungi kami.:
Kemasan :
100 ml
Download
MSDS
Brosur
PT. CHEMIGARD Cab. Pc3News
Jl. Gandasasmita No. 01, Serua Ciputat – Tangerang 15414
Telp.: 083894838971 / Hp. 087809545791 Fax. : 021-74637056
email: bernaslavigne@yahoo.com
Website: http://pc3news.com/toko/
Contact person: Bernas
Diposting tanggal : Sabtu, 14 April 2012
Pengirim : Kudoni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar