Jumat, 13 April 2012

Perang pada Rayap



Bila rayap-rayap membuat rumah kita rusak dan bahkan ambruk, sepantasnyalah mereka kita anggap musuh. Karena musuh adalah sesuatu yang menyerang, mengganggu, atau merugikan. Tapi sebelum memerangi mereka, jalan paling bijaksana adalah kenali mereka dulu.

Apa yang dilakukan rakyat adalah hal yang menyebalkan bagi kita, tapi bagi mereka itu hal yang sangat sederhana yaitu mencari makan. Hanya makananya adalah selulosa, dan kayu yang menopang rumah kita mengandung banyak selulosa. Makanya mereka menggerogotinya sampai ampas dan kayu rapuh menyebabkan rumah rubuh.

Cara Rayap Masuk Ke Rumah

Rayap ada dua macam. Yang berbahaya adalah rayap tanah. Di sebut demikian, karena mereka hidup dan memiliki sarang di dalam tanah. Tapi sekarang sebutan itu jadi agak sedikit kacau< karena ternyata, mereka bisa membuat sarang kedua yang tidak di dalam tanah. Itulah yang membuat mereka bisa membuat sarang di gedung bertingkat sepuluh.

Bagaimana Rayap Ini Bisa Masuk Ke Dalam Rumah ?

Jawabanya karena ada akses dari tanah ke dalam kayu yang menjadi bagian dari rumah. Usahakan seminimal mungkin ada kontak antara kayu dengan tanah. Misalnya saja, di bawah kusen pintu berikan minimal semen setinggi 10 cm.

Bagaimana Mengusirnya ?

Sebenarnya ada predator alami rayap seperti semut, burung, ayam. Tapi kebanyakan orang lebih suka penanganan dengan bahan kimia.

Rayap Kayu Kering ( drywood termite ) yang tidak ekpansif, penangananya cukup mudah. Mereka bersifat lokal. Artinya, di mana kita menemukan rayap ini berarti di situlah berada sarangnya. Mereka tidak akan berekspansi kemana-mana, dan kerusakanya tidak terlalu cepat. Tanda-tanda rayap ini adalah adanya serbuk berupa bubuk putih. Penanganya tidak terlalu sulit. Bisa dengan menyemprotkan cairan obat nyamuk ke dalam sarangnya.

Raya yang lebih ganas, yaitu Rayap Tanah ( subteranian termite ), penanganya agak sulit. Sebabnya, mereka bermarkas di bawah tanah. Kita bantai dengan cara penanganan Rayap Kayu Kering, rayapnya memang mati tapi masih ada sarangnya yang berada di dalam tanah dan jumlahnya tidak sedikit dan masih datang lagi dan lagi. Cara paling ampuh adalah menggunakan jasa pengendalian hama.

Proteksi Yang lama

Prinsip pengendalian rayap adalah bagaimana memberikan proteksi yang lama, karena rayapnya sendiri masih ada. Jadi pengendalianya tidak membunuh mereka tapi bagaimana mereka tidak kembali lagi ke rumah kita.

Orang-orang kebanyakan menggunakan cara tradisional dengan mengolesi kayu dengan minyak tanah atau Oli. Cara ini bisa berhasil karena rayap tidak suka dengan oli dan minyak tanah. Tapi masalahnya, berap lama bahan tersebut dapat menempel pada kayu. bahan itu tidak memiliki efek residual, karena itu kira-kira dalam waktu sebulan atau dua bulan sudah hilang pada kayu, begitu juga bila kita menggunakan insektisida.

Insektisida yang digunakkan perusahan pengendali hama, memiliki sifat terikat di dalam tanah dan tidak terbawa air hujan untuk jangka waktu tertentu. Zat ini membentuk semacam lapisan khusus ( Barrier ) yang membuat rayap tidak naik ke permukaan. Tapi mempertimbangkan masalah lingkungan, jangka waktu yang diperbolehkan residu menetap di tanah, pailng lama adalah 5 tahun.

Melindungi Rumah Yang sudah Jadi

Bila kita membeli rumah yang sudah jadi dan merasa perlu perlindungan dari rayap, maka ada dua cara yang dilakukan, yaitu dengan Chemical Barrier dan Pengumpanan. Yang di maksud dengan Chemical Barrier adalah membangun lapisan pelindung di tanah, yang membuat rayap tidak naik kepermukaan . Cara ini dilakukan dengan menginjeksi insektisida di sekeliling pondasi rumah dalam jarak tertentu.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pengumpanan adalah memberikan umpan di satu titik di dalam tanah yang mengundang rayap, sehingga rayap mendatangi umpan tersebut dan tidak mendatangi rumah kita. Umpan ini mengandung zat tertentu yang menghambat pertumbuhan kulit para rayap pekerja ( Rayap pekerja ini selalu berganti kulit ). Para rayap pekerja ini mempunyai tingkat interaksi yang sangat tinggi, setiap bertemu dengan rayap pekerja lain melakukan perpindahan cairan dari tubuh ke tubuh seperti semut. Dengan sifat ini, zat yang menempel di tubuh rayap mudah di tularkan ke rayap pekerja lainya. Jika rayap pekerja mati, suplai makanan akan terputus, dan seluruh koloni akan terganggu.

Segera Mengganti Kayu

Yang perlu diperhatikan oleh pemilik rumah adalah apabila ada tanda-tanda rayap di rumah, misalnya berupa serbuk atau alur, segeralah mencari di mana rayap itu berada. kalau perlu congkelah bagian yang dicurigai untuk memastikan apakah memang benar didalam sana ada rayap. Jika terdapat rayap kayu kering, segera berantaslah dengan cara yang di sebutkan di atas. Bila ada rayap Tanah, langkah paling bijaksana adalah mengganti kayu tersebut dan melakukan perlindungan menggunakan jasa pengendali hama.

Berikut ini adalah kayu-kayu yang rentan dan Sukar di Serang Rayap :

A. Jenis Kayu Yang Rentan
    * Albasia
    * Pinus
B. Jenis Kayu Yang Sukar
   * Kayu Hitam
   * Kayu Besi
   * Kayu Bangkirai




SAFE 1 200 SL:
merupakan termitisida golongan Cloronicotinyl dengan sifat Killing Agent, non repellent,  slow action sehingga rayap yang terkontaminasi jenis residue termitisida ini berpotensi menyebarkan residue bahan aktif terhadap rayap lain yang tidak bersentuhan langsung dengan lapisan kimia.
SAFE 1 200 SL:
tidak berbau, bersifat water base.Untuk pemesanan bisa menghubungi kami.:

Kemasan :
100 ml
Download
MSDS
Brosur
PT. CHEMIGARD Cab. Pc3News
Jl. Gandasasmita No. 01, Serua Ciputat – Tangerang 15414
Telp.: 083894838971 / Hp. 087809545791 Fax. : 021-74637056
email: bernaslavigne@yahoo.com
Website: http://pc3news.com/toko/
Contact person: Bernas

Diposting tanggal : Sabtu, 14 April 2012
Pengirim : Kudoni